Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit, Bisakah Dukung Program Swasembada Daging 2014?

Livestockreview.com, Berita. Integrasi sawit dan sapi adalah salah satu solusi menambah pendapatan petani sawit rakyat. Kombinasi bisnis ini juga perlu didorong dalam rangka mendukung ketahanan pangan untuk swasembada daging nasional pada tahun 2014.
”Satu hektare kebun kelapa sawit setidaknya bisa digunakan untuk menggembalakan dua ekor sapi yang pakannya bisa dipenuhi dari kebun kelapa sawit,” ujar Menteri Pertanian Suswono saat kunjungan ke Provinsi Riau, beberapa waktu lalu.

Ia mencontohkan, satu juta hektare kebun sawit di Riau dikalikan dua ekor, berarti dua juta ekor setahun dan jumlah itu mendekati setengah dari populasi penduduk Riau yang hanya sekitar lima juta jiwa. ”Riau bisa memberi suplai ke nasional, bahkan ekspor daging ke Malaysia juga tidak mustahil,” katanya.

Menurut dia, hingga kini Indonesia masih mengimpor sekitar 70.000 ton daging sapi dan 400.000 bakalan tiap tahun.

Pemerintah menargetkan swasembada daging secara bertahap hingga 2014 dengan sasaran meningkatkan populasi sapi potong menjadi 14,231 juta ekor dengan pertumbuhan rata-rata 2,7 persen per tahun dan produksi daging 420.400 ton dengan pertumbuhan rata-rata 7,92 persen per tahun. follow our twitter: @livestockreview

sumber: media | editor: soegiyono

Spread the love

Leave a Reply