Penentu Keberhasilan Peningkatan Konsumsi Susu

Livestockreview.com, Referensi. Di Indonesia, produksi dan konsumsi susu masih terkendala oleh berbagai aspek. Penentu keberhasilan peningkatan konsumsi susu adalah kesadaran akan kebutuhan gizi dan daya beli masyarakat terhadap susu dan produknya.Realitasnya, masih ada sebagian masyarakat yang menganggap minum susu sebagai kebiasaan anak-anak. Sejatinya, bila konsumsi meningkat maka produksi pun menjadi lebih mudah dipacu. Peningkatan produksi susu sebenarnya dapat dilakukan secara optimal guna memenuhi kebutuhan pasar di negara lain yang membutuhkan (ekspor), selama konsumsi di dalam negeri masih rendah.

Kendati saat ini konsumsi susu di Indonesia masih rendah, kita belum bisa memenuhi kebutuhan susu dari produk sendiri. Menurut Budiana (2013), 2% bahan baku industri susu dipenuhi oleh peternak (577.135 sapi perah), 79% harus impor, terutama dari Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Australia.

Keinginan pemerintah mengakselerasi pembangunan persusuan di Indonesia, ditunjukkan dengan membentuk Dewan Persusuan Nasional (DPN). Salah satu fungsi lembaga independen itu adalah mengevaluasi dan memberi masukan untuk menentukan kebijakan atau regulasi dalam memajukan persusuan.

sumber: vpriyo bintoro ( suara)  | editor: soeparno

follow our twitter: @livestockreview

Spread the love

One thought on “Penentu Keberhasilan Peningkatan Konsumsi Susu

Leave a Reply