Mencermati Sanitasi Pengolahan Susu

Livestockreview.com,  Referensi. Dalam proses pengolahan produk hasil ternak, yakni susu, ada banyak faktor yang harus diperhatikan, salah satu yang terpenting adalah mengenai sanitasi.

Sanitasi ialah membuat dan memlihara kebersihan yang meliputi penghilangan kotoran dengan senyawa pembersih dan membunuh mikroba vegetatif, patogen, virus, dan spora. Senyawa pembersih meliputi air, sabun, detergent, alkali, asam, surfaktan, dan sekuestran.

Industri susu umumnya dikenal terdepan dalam hal kehigienisan pengolahannya, namun industri susu juga sering dikaitkan dengan masalah keracunan seperti susu pasteurisasi, keju lunak, dan es krim -yang cara pengolahannya tidak higienis.

Terdapat delapan tahap dalam pembersihan bagi industri susu yaitu tutup peralatan listrik dengan bahan polietilen atau yang setara, hilangkan kotoran yang besar, lepaskan peralatan bila diperlukan, pra pembilasan untuk mengurangi dan melonggarkan kotoran dengan air 37-38 C, aplikasi senyawa pembersih, sebaiknya pH < 10, pada suhu yang dipertahankan 45 C,pembilasan, sebaiknya air bersuhu 35-38 C diikuti air drying, inspeksi, dan sanitasi dengan spray atau rendam pada santaiser (berklorin).

 follow our twitter: @livestockreview

penulis: rama | editor: sitoresmi fauzi

Spread the love

One thought on “Mencermati Sanitasi Pengolahan Susu

Leave a Reply