Harga Sosis dan Nugget Bakal Naik 17,5% di tahun Ini

Livestockreview.com, Bisnis. Harga jual makanan olahan berbahan baku daging, seperti sosis dan nugget, bakal menanjak pada tahun ini. Faktor pemicunya antara lain terbatasnya pasokan bahan baku, kenaikan upah minimum buruh, dan kenaikan tarif dasar listrik. Kebutuhan bahan baku menyumbang paling besar biaya produksi makanan olahan berbasis daging sapi dan daging ayam.

Ishana Mahisa, Ketua National Meat Processor Association (Nampa) mengatakan, biaya bahan baku bisa 50% dari total beban produksi. Nampa memproyeksikan harga jual produk makanan olahan berbasis daging sapi dan daging ayam naik hingga 17,5% di tahun ini. Saat ini, harga makanan olahan berbasis daging sapi seperti sosis senilai Rp 25.000 per kilogram (kg) untuk kualitas rendah. Adapun harga sosis kualitas medium berkisar Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kg, dan harga sosis kualitas premium di atas Rp 50.000 per kg.

Selain ketersediaan bahan baku, kenaikan upah minimum dan tarif dasar listrik juga jadi pendorong kenaikan harga. Demi menyiasati kesulitan memperoleh bahan baku daging sapi, para produsen melakukan substitusi ke bahan baku alternatif seperti ayam. Biasaya produsen makanan olahan berbasis daging memiliki dua jenis variasi usaha, yakni olahan daging ayam dan olahan daging sapi. “Semua tergantung fokus usahanya, daging mana yang diprioritaskan,” kata Ishana.

Anggota Nampa hingga kini sebanyak 29 perusahaan. Dari jumlah, lebih dari separuhnya mengutamakan produk berbahan daging ayam. Yang menggembirakan, dari 32.000 ton alokasi daging beku impor untuk 2013 ini, seberat 14.500 ton menjadi jatah anggota Nampa. Tahun lalu pemerintah tidak mengalokasikan bagi Nampa. Selain itu, meski harga naik, para produsen optimistis sektor produksi makanan olahan tetap bertumbuh di tahun ini.

sumber: k0ntan | editor: soegiyono 

follow our twitter: @livestockreview

One thought on “Harga Sosis dan Nugget Bakal Naik 17,5% di tahun Ini

Leave a Reply