Pembeli Ragukan Kehalalan Daging Impor

0
99

Livestockreview.com, News. Daging impor dari Australia yang dijual Badan Urusan Logistik (Bulog) tidak terlalu diminati masyarakat dan pedagang.

Indra (43 tahun) pedagang daging di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku sudah menerima pasokan daging impor yang sudah dibekukan. Namun, ia lebih mengandalkan pasokan daging segar dari rumah potong hewan.

“Pembeli lebih memilih daging segar daripada daging beku, jadi sejauh ini daging Bulog belum laku,” ujarnya. Harga daging sapi lokal, kata Indra, kini berangsur turun. Indra sekarang berani melepas harga di bawah Rp 100 ribu per kilogram. “Biasanya saya jual Rp 100 ribu, tapi kalau ada pembeli nawar Rp 95 ribu saya kasih,” tutur Indra. Ia melihat masyarakat kembali antusiasme membeli daging sapi lokal.

Yanti (28 tahun) seorang pembeli mengaku ragu dengan kualitas daging Bulog. “Halal gak ya? Saya sih pilih yang aman saja,” tutur ibu satu anak ini.

sumber: rol | editor: diana mandagi

follow our twitter: @livestockreview