Syukur Iwantoro Resmi Gantikan Prabowo Respatiyo sebagai Dirjen Peternakan

Livestockreview.com, Berita. Menteri Pertanian Suswono mencopot jabatan Prabowo Respatiyo Caturroso sebagai Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, dan sebagai penggantinya adalah Syukur Iwantoro, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian. Prabowo selanjutnya menggantikan posisi Syukur. Jadi mereka ‘lukir’ jabatan.

Syukur bukan orang baru di Kementan. Pada masa Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Syukur pernah menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Pertanian. Seusai melantik keduanya pada 5 Desember di Jakarta, Suswono mengatakan, pihaknya mengharapkan akan ada langkah terobosan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam mewujudkan swasembada daging sapi 2014.

Langkah terobosan yang diharapkan terutama dalam hal investasi. Apalagi, Syukur memiliki latar belakang dalam hal investasi. “Dengan dia menjabat sebagai Dirjen Peternakan dan Keswan, program-program investasi di peternakan diharapkan bisa langsung dijalankan,” katanya.

Prabowo dilantik sebagai Dirjen Peternakan dan Keswan setahun lalu, pada 1 November 2010. Selama menjabat sebagai Dirjen Peternakan dan Keswan, berbagai masalah di subsektor peternakan terungkap ke permukaan dan menjadi perhatian publik.

Prabowo juga sempat membuat heboh Kementan dengan mengungkap berbagai kasus penyimpangan dalam impor daging sapi, yang kemudian ramai diberitakan media massa. Terakhir, Kementan juga kembali diguncang masalah impor tepung daging dan tulang/mead and bone meal (MBM) sebagai bahan baku pakan. follow our twitter: @livestockreview

sumber: kompas | editor:sugiyono

Spread the love

One thought on “Syukur Iwantoro Resmi Gantikan Prabowo Respatiyo sebagai Dirjen Peternakan

  1. Dalam kepemimpinan Beliau Bp Prabowo RC, harga sapi produk petani di Kab Magelang yang sempat merosot akibat banyaknya sapi impor mulai merambat naik. Sapi limousin produk petani Kec Ngablak yg dulunya 30 juta rupiah / ekor, sempat merosot jadi hanya 8-9 juta rupiah / ekor. dalam kepemimpinan Beliau harga kembali normal. tapi kenapa pemimpin yang baik ini kok malah dicopot ?

Leave a Reply