PT Berdikari Targetkan Populasi Sapi 100.000 Ekor

Livestockreview.com, Bisnis. PT Berdikari United Livestock Indonesia (BULI) terus meningkatkan investasi di sektor peternakan sapi pada tahun ini. Untuk meningkatkan produktivitas bibit sapi, BUMN khusus peternakan ini telah membeli lahan di Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera untuk menambah populasi sapi sebanyak 50.000 ekor tahun ini.

Direktur Utama PT Berdikari Librato El Arif mengatakan, sebenarnya perusahaannya mentargetkan peningkatan populasi sapi lebih banyak. “Kalau bisa 100.000 ekor,” katanya baru-baru ini. Yang pasti, lahan baru Berdikari tersebut akan menambah luas kepemilikan lahan perusahaan.

Saat ini Berdikari telah memiliki lahan peternakan seluas 6.800 hektare (ha), dengan populasi sapi sebanyak 12.000 ekor. Sapi-sapi tersebut berada di Sidenreng Rapang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Librato menambahkan, perusahaannya akan menggenjot produksi sapi karena populasi sapi lokal masih belum mencukupi kebutuhan konsumsi. Apalagi, pemerintah telah menurunkan kuota impor sapi bakalan dan daging sapi beku tahun ini. “Ini peluang pasar tersendiri dan mengurangi ketergantungan impor sapi” katanya.

Soal berapa investasi yang dibutuhkan, Librato tidak mau mengatakan keseluruhan. Hanya saja dia merinci, dibutuhkan dana sekitar Rp 3 juta per ekor untuk membangun kandang. Perusahaan juga harus mengeluarkan dana Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per ekor untuk membeli bibit sapi bakalan. Selain sapi lokal, Berdikari juga memenuhi kebutuhan bibit sapi dari impor.

Berdikari adalah perusahaan pelat merah yang juga memiliki bisnis perdagangan insektisida, herbisida, fumigasi atau peptisida, pupuk hingga aspal. “Selama ini trading dan logistik menjadi penyumbang terbesar hingga 60%-70% bisnis kami,” kata Librato. Selain sapi, Berdikari juga berencana meningkatkan produksi jagung di lahan yang kini ditanami kapas.  follow our twitter: @livestockreview

penulis: kontan | editor: soegiyono

Spread the love

Leave a Reply