Produk Unggas Lokal Dihargai Premium

Livestockreview.com, Referensi. Peternakan ayam lokal 95 persen dilakukan di pedesaan, dan oleh masyarakat umum, bukan pengusaha. Ketua Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia Ade Zulkarnain menyebutkan, sebanyak 22 juta rumah tangga mempunyai ternak ayam lokal berkisar antara 3-15 ekor. Sedangkan rumah tangga usaha ayam lokal hanya satu juta rumah tangga usaha dengan jumlah ternak minimal 30 ekor.

Permintaan yang tinggi terhadap produk unggas akan menguntungkan peternak dan menopang perekonomian pedesaan. Salah satu produk unggas yang terkenal selain ayam broiler adalah ayam kampung.

Berbeda dengan ayam broiler yang bibitnya impor, ayam kampung menggunakan bibit lokal. Meskipun diproduksi di kampung tetapi harga daging ayam kampung premium dengan konsumen kelas menengah ke atas.

Enam ons ayam kampung dihargai Rp 80.000. Rasa daging ayam kampung yang lebih gurih dengan tekstur lebih lembut mengalahkan pamor dari ayam ras. Ayam ras banyak ditemukan di pasar tradisional sedangkan market ayam kampung adalah di ritel-ritel modern.

Lain dengan olahan daging ayam ras yang banyak ditemukan di sembarang warung-warung, maka olahan daging ayam kampung hanya ditemukan di rumah-rumah makan terkenal di perkotaan.

follow our twitter: @livestockreview

penulis: h3st1 | editor:sugiyono

Spread the love

Leave a Reply