Perlawanan Para Importir Daging Ilegal

Livestockreview.com, Berita. Pemilik daging ilegal yang kini ditahan pemerintah di Pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta, PT Anzindo Gratia International dan PT Berkat Mandiri prima melakukan perlawanan untuk membebaskan produknya yang ditahan tersebut.

Untuk upaya itu, mereka menunjuk Abdul Hakim Garuda Nusantara dari kantor pengacara A. Hakim G. Nusantara Harman & Partners untuk mendaftarkan gugatan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengenai kasus ini.

Seperti diketahui, pada 28 Maret 2011 lalu Badan Karantina Pertanian telah mengeluarkan berita acara penolakan terhadap 51 kontainer berisi 921 ton daging impor. Padahal, menurut Abdul Hakim, daging impor ini legal karena diimpor atas sepengetahuan pemerintah dan memenuhi persyaratan impor. “Pengajuan ke PTUN ini karena tidak hanya menyangkut konsumen daging tapi juga menyangkut negara partner dagang untuk komoditi daging yaitu Australia dan Selandia Baru,” ujar Abdul Hakim.
Ia menjelaskan, gugatan ini ditujukan kepada Menteri Pertanian, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Menteri Keuangan. Tuntutan ini diajukan karena pihak-pihak ini dinilai melanggar asas keterbukaan, profesionalitas dan tertib penyelenggaraan negara. “Tindakan ini mengakibatkan kerugian di pihak penuntut,” kata Abdul Hakim.
Abdul hakim mengatakan, pihak penuntut meminta agar pihak tertuntut melakukan penundaan pelaksanaan berita acara penolakan 51 kontainer daging impor. “Tuntutan finalnya kita minta berita acara penolakan ini dicabut, dan seterusnya barang yang ditahan itu bisa dilepaskan,” katanya.
Sebagai catatan, dari 51 kontainer daging impor ilegal yang ditahan, PT Anzindo Gratia International memiliki 18 kontainer daging dan PT Berkat Mandiri Prima memiliki 7 kontainer daging.
sumber: kontan | editor: soegiyono

Spread the love

One thought on “Perlawanan Para Importir Daging Ilegal

  1. sudah terlalu jelas daging impor yang tertahan di tanjung priok tidak bisa memperlihatkan surat resmi yang masih berlaku. Kementan terus awasi gerak gerik mereka yang mau memperpanjang izin masuk supaya bebas barang ilegal itu!!!

Leave a Reply