Menjaga Kandungan Gizi Susu dengan Teknologi UHT

Livestockreview.com, Produk Olahan. Perkembangan industri susu dan banyaknya jenis produk olahan hasil ternak, yakni susu yang beredar di pasaran di Indonesia, didukung oleh perkembangan teknologi olahan susu dengan menggunakan teknologi Ultra High Temperature (UHT). Susu UHT adalah susu cair yang diolah dengan menggunakan pemanasan suhu tinggi dalam waktu yang singkat, pada suhu 140 derajat celcius selama 4 detik, dengan tujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme, baik pembusuk maupun patogen dan spora, serta mencegah kerusakan nilai gizi susu. Susu UHT adalah minuman yang sehat dengan kandungan gizi alami yang lengkap.

Proses pengolahan susu dengan sistem sterilisasi UHT adalah teknologi yang paling efektif dalam membunuh mikroba maupun bakteri berbahaya, yang diolah dengan suhu pemanasan sangat tinggi tanpa merubah mutu dan kandungan zat gizi yang ada dalam susu. Susu cair UHT mengandung berbagai zat gizi dalam jumlah dan komposisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh, aman dikonsumsi, dan tanpa perlu bahan pengawet.

Susu diolah secara higienis dengan menggunakan  teknologi UHT dan pengemasan aseptik berteknologi canggih. Susu UHT bisa bebas bakteri karena diproses tanpa adanya campur tangan manusia, sehingga menjamin produk tetap segar, menjaga kandungan gizi alami dalam susu dan memungkinkan susu disimpan dalam jangka waktu yang lama tanpa memerlukan bahan pengawet.

Di negara-negara maju yang sudah memiliki tingkat kesadaran akan pentingnya asupan gizi, maka akan memiliki tingkat konsumsi susu yang semakin tinggi pula. Berbeda dengan Indonesia yang masih tergolong rendah dengan tingkat konsumsi susu hanya 12,85 liter per kapita per tahun dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya. Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat susu merupakan salah satu sumber gizi yang sangat dibutuhkan pada masa pertumbuhan.

Konsumsi susu pada anak sangatlah penting untuk meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Susu UHT menjadi alternatif yang baik untuk dikonsumsi anak, karena selain lebih praktis, susu UHT juga tahan lama disimpan pada suhu ruang selama kurang lebih 10 bulan selama kemasan tidak rusak, meskipun tanpa bahan pengawet.

penulis: di4na | editor: soegiyono

follow our twitter: @livestockreview

Spread the love

One thought on “Menjaga Kandungan Gizi Susu dengan Teknologi UHT

Leave a Reply