Analisis Strategi Pencapaian Swasembada Daging Sapi 2014 (Bag II): Konsep Dasar Ketahanan Pangan

Livestockreview.com, Kampus. Dalam PP No.68/2002, yang dimaksud dengan ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau. Ketersediaan pangan dapat dipenuhi oleh sumber produksi dalam negeri sendiri atau dari sumber lain.

Menurut Nainggolan (2009) selain aspek diatas yang tidak kalah penting dalam ketahanan pangan adalah kemudahan bagi rumah tangga/ konsumen untuk mengakses pangan itu sendiri. Menurut World Bank (1986) ketahanan pangan adalah akses oleh semua orang sepanjang waktu terhadap pangan yang cukup untuk hidup aktif dan sehat.

Sementara itu menurut FAO (1996), ketahanan pangan ada ketika semua orang, setiap saat, memiliki akses fisik dan ekonomi yang menandai terhadap makanan yang aman dan bergizi untuk memenuhi pangan mereka sesuai dengan preferensi pangan untuk hidup sehat dan aktif.

Sedangkan menurut UU Pangan No. 7/1996 yang telah direvisi menjadi UU Pangan No.18/2012 adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlahnya dan mutunya, aman, merata, dan terjangkau.

Konsep ketahanan pangan tidak terlepas dari kebijakan ketahanan pangan dunia yang diusung PBB pada tahun 1971 dengan tujuan untuk membebaskan dunia terutma negara-negara berkembang dari krisis produksi dan supplai makanan pokok (Karun, 2012).

Fokus ketahanan pangan pada masa itu menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan pokok dan membebaskan daerah dari krisis pangan. Sampai sekarang konsep ketahanan pangan menjadi konsep utama lembaga dunia dan juga negara dalam upaya mengatasi persoalan pangan, termasuk kedalamnya masalah ancaman krisis pangan.

Untuk mengukur ketahanan pangan dari sisi kemandirian dapat dilihat dari ketergantungan ketersediaan pangan nasional minimal 90 persen dipenuhi dari produksi dalam negeri (Suryana, 2004). Pentingnya ketahanan pangan karena pangan merupakan kebutuhan hakiki manusia yang harus dipenuhi, negara sangat menjamin kelangsungan hidup seluruh warganya salah satu yang harus dipenuhi adalah kebutuhan pangan. Pangan sangat berperan untuk peningkatan sumber daya manusia. (BERSAMBUNG)

Jusriadi, Mahasiswa Jurusan Ilmu Peternakan, Fakultas Sains & Teknologi UIN Alauddin Makassar 

Finalis pada Call For Policy Paper dalam Temu Ilmiah Mahasiswa Peternakan Indonesia oleh ISMAPETI, di Bengkulu, 7-12 Nopember2013 | editor: sitoresmi fauzi

follow our official twitter: @livestockreview  |  follow our official instagram: livestockreview

Spread the love

Leave a Reply