Trik Jitu Memilih Daging untuk BBQ

0
338

Livestockreview.com, Produk Olahan. Pada tiap jelang tahun baru masehi, pilihan untuk merayakannya adalah memasak barbeque (BBQ). Mengiringi suasana penuh keakraban dengan teman atau keluarga, menjadi lebih lengkap dengan adanya santapan penuh nikmat dari barbeque. Suasana penuh ceria tersebut jangan sampai berkurang akibat cita rasa daging barbeque yang kurang lezat atau bahkan perut menjadi sakit akibat kesalahan pemilihan daging untuk barbeque.

Daging yang umum digunakan untuk barbeque adalah daging sapi, dan untuk memilihnya sebenarnya tidak terlalu sulit. Apa saja yang harus diperhatikan agar daging yang dibeli benar-benar baik sekaligus halal? Membeli daging untuk barbeque di pasar swalayan relatif lebih mudah karena bagian-bagian dagingnya sudah diberi nama dan dikelompokkan secara khusus.

Konsumen kebanyakan acap kurang paham dalam membedakan jenis-jenis daging yang tersedia di toko swalayan tersebut. Untuk itu, jangan segan untuk bertanya kepada butcher di counter daging. Tidak hanya menjadi lebih jelas, petugas di counter daging juga umumnya bisa membantu untuk memotongkan daging sesuai kebutuhan.

Untuk mengetahui daging yang disembelih adalah halal, dengan tata cara pemotongan sesuai syariat Islam, biasanya daging ditandai dengan cap berwarna ungu yang berasal dari Dinas Peternakan setempat. Hati-hati untuk tidak terjebak dengan harga murah. Akan lebih baik mengeluarkan uang lebih banyak, namun terjamin mutu dan kehalalannya.

Daging sapi yang baik umumnya memiliki ciri-ciri fisik yang mengilap, berwarna merah cerah dan tidak pucat, serta tidak berbau asam atau busuk. Ketika dipegang, daging terasa basah, namun tidak lengket di tangan, elastis, serta tidak lembek.

Ketika membeli di pasar tradisional, sebaiknya membeli daging yang digantung, untuk menghindari daging sapi gelonggongan -sudah pasti daging yang tidak baik dan tidak halal. Daging gelonggongan memiliki ciri utama senantiasa meneteskan air bila daging digantung. Daging seperti ini mudah rusak dan tidak tahan lama.

sumber: Intis4r1 | editor: soegiyono

follow our official twitter: @livestockreview  |  follow our official instagram: livestockreview