Separuh Kematian Manusia di Farm Disebabkan oleh Sapi Mengamuk

1
125

Livestockreview.com, Bisnis. Berdasarkan catatan OIE, manusia menyembelih 2000 ekor sapi per detik untuk makanan manusia di seluruh dunia. Tetapi 50 persen kematian manusia di farm disebabkan oleh sapi yang mengamuk. Maka tidak mengherankan jika pekerjaan di rumah potong hewan RPH sebagai pekerjaan berisiko tinggi.Sapi mengamuk disebabkan oleh perasaan tidak nyaman, sehingga sapi mengalami stres yang memicu sapi mengamuk. Dalam diskusi tentang kesejahteraan ternak di Jakarta, ahli kesehatan masyarakat veteriner Fajar Satrija menjelaskan, sapi juga dapat mengalami stres karena kondisi jalan yang buruk saat transportasi, cuaca panas, gaya mengemudi yang buruk, dan alat transportasi yang tidak layak. Seharusnya sebelum disembelih kondisi sapi dipulihkan di kandang penampungan, sehingga saat disembelih sapi sudah tidak mudah stres. Perlakuan sapi yang tidak memenuhi kaidah kesejahteraan ternak dapat menyebabkan buruknya kondisi daging sehingga secara ekonomi akan merugikan.

Kesejahteraan ternak merupakan usaha untuk mengurangi penderitaan hewan saat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Kesejahteraan ternak dapat menjadi isu yang menghambat perdagangan bebas. Isu ini dijadikan alat oleh negara pengimpor untuk membatasi daging yang masuk dari negara lain. Hal ini tentu saja mempersulit negara-negara berkembang untuk memperluas pasar ekspor. Kesejahteraan ternak membutuhkan SDM yang terampil, failitas yang memadai, dan kerangka kebijakan yang mendukung penerapan kesrawan.

Indonesia harus segera menyusun standar prosedur saat pemotongan dan pra-pemotongan yang sesuai dengan nilai-nilai kesejahteraan ternak.

follow our twitter: @livestockreview

penulis: h3st1 | editor:sugiyono

1 COMMENT