Mimpi Memenuhi Kebutuhan Susu Segar Dalam Negeri

0
70

Livestockreview.com, News. SSDN atau susu segar dalam negeri adalah istilah yang diberikan untuk susu segar yang dihasilkan oleh sapi perah peternak dalam negeri. Susu yang kita minum selama ini, adalah gabungan dari SSDN dan susu yang diimpor dari luar negeri.

Kenapa impor? Karena jumlah SSDN yang ada sekarang, belum bisa mencukupi kebutuhan produksi susu. Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, sebagian besar ketersediaan susu dalam negeri dipasok dari susu impor (73,84%), sedangkan susu dari dalam negeri berkontribusi sebesar (26,16%). Kira-kira kenapa ya, hal ini bisa terjadi?

Dedi Setiadi dari GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia), dalam pemamparannya di Seminar dan Workshop Implementasi Kemitraan di Bidang Persusuan, ada beberapa kendala yang dihadapi peternak sapi perah yang menyebabkan kurangnya produksi SSDN, yaitu terbatasnya kepemilikan lahan, bibit yang berkualitas, dan modal peternak. Beberapa upaya yang telah dilakukan GKSI yaitu, bekerjasama dengan PERUM PERHUTANI dan PTPN untuk mendapatkan pakan hijau peternak, bekerjasama dengan perbankan untuk mempermudah peminjaman modal usaha.

Selain itu, untuk mendapatkan bibit yang unggul salah satunya diadakan kontes ternak sapi perah dan pembuatan akta kelahiran sapi. Tetapi, menurut Bapak Dedi, masih ada hal yang harus dilakukan kerjasama antara peternak, pemerintah dan IPS yaitu implementasi INPRES No. 2 Th 1985, INPRES No. 4 th 1998, dan Permentan No. 26 tahun 2017.

Fini Murfiani, selaku Direktur Pengolahan dan Hasil Pemasaran Ternak menambahkan, pemerintah juga berperan meningkatkan produksi dan kualitas susu dengan melakukan beberapa kebijakan, seperti melakukan kemitraan, menurunkan ketergantungan impor, meningkatkan populasi sapi perah, pemanfaatan SSDN rakyat bagi industri, melibatkan stekholder persusuan, ekspansi luar jawa dan meningkatkan konsumsi susu.

Selain itu, pemerintah juga bekerjasama dengan beberapa kementerian/lembaga seperti, Kementerian Perdagangan, Data Pusat Statistik, Kementerian Perindustrian, Badan POM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Koperasi dalam rangka meningkatkan produksi dan konsumsi SSDN. Adanya kemitraan antara kelompok peternak, koperasi, dan IPS (Industri Pengolahan Susu)/importir dalam rangka peningkatan produksi SSDN, kualitas SSDN, populasi dan pengembangan usaha, maka kesejahteraan petenak pun akan meningkat.

follow our twitter: @livestockreview

 sumber: ispi dan pdhi | editor: soegiyono