Mencermati Kondisi Kesejahteraan Ternak Saat Ini

Livestockreview.com, Referensi. Penerapan kesejahteraan ternak di lapangan saat ini mengalami beberapa hambatan. Pengawasan rumah potong hewan oleh pemkab telah menyulitkan wewenang dan tanggung jawab pengawasan oleh pemerintah pusat. Keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana di rumah potong hewan juga menyulitkan penerapan kesejahteraan ternak di Indonesia.

Hambatan lain yakni banyak ahli veteriner yang dipindahtugaskan ke bidang lain sehingga mengurangi jumlah SDM peternakan. Dari segi sarana dan prasarana, banyak rumah potong hewan atau tempat pemotongan hewan yang tidak memiliki jaringan, yang belum memenuhi standar.

Kondisi ini tentunya sangat berbeda dengan kondisi rumah potong hewan atau tempat pemotongan hewan yang telah memiliki rantai jaringan, yang difasilitasi oleh feedlot sehingga sudah memenuhi standar.

Penerapan kesejahteraan ternak untuk pemotongan ternak tidak boleh bertentangan dengan kriteria halal yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Nilai-nilai kesejahteraan ternak harus meliputi berbagai hal secara menyeluruh mulai dari kehalalan proses penyembelihan, pemingsanan, dan rantai distribusi.

Penerapan kesejahteraan ternak di seluruh rumah potong hewan membutuhkan sumber daya manusia yangn handal, baik untuk penanggungjawab maupun pengawasnya.

Dari segi fasilitas, sebenarnya kesejahteraan ternak tidak mewajibkan untuk menggunakan teknologi modern, melainkan hanya mewajibkan untuk menggunakan peralatan atau metode yang meminimalkan penderitaan ternak. Misalnya, sebelum disembelih, sapi yang diperlakukan tanpa mempertimbangkan nilai-nilai kesejahteraan ternak, yang mungkin saja mengalami kepanasan, sakit, cedera, lapar, haus, kedinginan sehingga sapi mengalami stres.

follow our twitter: @livestockreview

penulis: h3st1 | editor:sugiyono

Spread the love

Leave a Reply