Ironi Negara Agraris yang Hobi Mengimpor Daging (Bagian II -Tamat)

Livestockreview.com, Referensi. Kalau pemerintah cukup punya nyali yang kuat, seharusnya memiliki niat dan merealisasikan upaya untuk tidak terlalu tergantung pada impor daging. Pemerintah mestinya bisa membimbing rakyatnya untuk bisa mencukupi mayoritas kebutuhan daging dari hasil kerja peternak dalam negeri sendiri. Rakyat tidak boleh dimanjakan dengan begitu mudahnya mengimpor daging, yang akibatnya akan menjadi lemah dan tidak semakin cerdas.

Manakala masih diperlukan impor, maka impor itu bukan berupa hasil, melainkan ilmu atau hasil-hasil penelitian. Jika ilmu para ahli pertanian dan peternakan dianggap belum mencukupi, mereka seharusnya segera dikirim ke negara-negara yang pertanian dan peternakannya maju, agar mereka belajar di sana.

Setelah pulang, mereka diberi tugas membimbing para petani dan peternak sampai dipastikan bisa mengimplementasikan ilmunya.

Para ahli pertanian dan peternakan dipaksa agar berusaha keras hingga bangsa ini berhasil tidak lagi menjadi pengimpor hasil pertanian dan peternakan dari luar negeri tetapi justru sebaliknya, sebagai pengekspor. Bangsa agraris harus mengekspor hasil-hasil pertanian dan peternakan. (TAMAT)

sumber: republ1ka | editor: diana mandagi

follow our twitter: @livestockreview

Spread the love

Leave a Reply