Ditemukan, Penanda DNA Kandungan Asam Lemak Pada Ayam

0
99

Livestockreview.com, Riset. Ternak Ayam kini bisa diseleksi berdasarkan asam lemaknya melalui penanda DNA. Inilah salah satu hasil riset Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Dyah Maharani, saat menempuh program doktor di Chungnam National University, Korea Selatan (Korsel).Penanda DNA ditemukan Dyah bersama dua peneliti Korea Selatan Jun-Heon Lee, Choerun Jo, dan Woo-Young Jung. Dyah mengatakan, hasil penelitiannya menunjukkan penanda DNA dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk penyeleksi ayam yang memiliki asam lemak yang diinginkan.

Penanda DNA dapat dimanfaatkan untuk menentukan seleksi ayam broiler yang memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh. Umumnya daging ayam memiliki asam lemak tidak jenuh yang lebih tinggi dibanding daging sapi maupun babi.

Bagi manusia, komposisi asam lemak dalam daging ternak penting diketahui karena asam lemak tersebut dianggap berimplikasi pada kesehatan. Tren konsumen mengkonsumsi daging rendah kolesterol yang memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh yang tinggi semakin meningkat.

“Asam lemak tidak jenuh penting bagi kesehatan manusia karena dapat meningkatkan aktivitas ‘reseptor low density lipoprotein’ (LDL) yang dapat menurunkan LDL kolesterol,” katanya.

Ia mengatakan, data FAO (2003) menunjukkan konsumsi asam lemak utamanya asam lemak jenuh dapat menyebabkan risiko penyakit jantung, darah tinggi, diabetes, dan kanker. “Tingginya konsumsi asam lemak jenuh yang ada pada daging seperti lauric acid, myristic acid, dan palmitic acid dapat menyebabkan penyakit jantung,” katanya.

Menurutnya, salah satu gen yang mengatur metabolisme lemak adalah gen Stearoyl-CoA Desaturase (SCD). Gen itu mengkode suatu enzim yang dapat mengkatalis proses konversi asam lemak jenuh ke asam lemak tidak jenuh.

Gen SCD itu sudah dibuktikan mempunyai peran dalam proses metabolisme asam lemak. Penanda DNA dari gen itu sudah terbukti dapat dipakai sebagai suatu alat untuk menyeleksi sapi dan babi yang memiliki komposisi asam lemak tertentu.

sumber: ant4ra | editor: diana mandagi

follow our twitter: @livestockreview