Daging Halal Berawal dari Rumah Pemotongan Hewan Halal

1
123

Livestockreview.com, Berita. Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengatakan, Indonesia harus mempunyai standar halal, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas beragama Islam. Untuk saat ini, standar halal Indonesia sudah diterima dan diakui keberadaannya.

Halal yang dimaksud adalah dari material serta non materialnya. “Makanan sehat belum tentu halal. Oleh karena itu, Indonesia harus mempunyai standar halal yang harus diedukasikan dengan jelas,” kata Lukmanul di sela-sela workshop internasional seputar standar dan regulasi dalam pemotongan hewan di Bogor beberapa waktu lalu.

Dalam hal produk daging, sangat rawan dalam menentukan kehalalannya. Hal ini disebabkan salah satu syarat untuk menjadi daging halal, ternak harus dipotong dengan mengikuti syarat-syarat khusus agar kehalalan daging yang dihasilkannya dapat terjamin.

Jaminan halal telah menjadi salah satu isu penting dalam pasar global yang mengarah pada pembangunan makanan halal baik di tingkat nasional dan internasional. Jaminan halal di pasar global menjadi salah satu kebutuhan yang paling penting dari perdagangan pangan, khususnya negara-negara dengan  mayoritas  warga negaranya adalah Islam.

Produk yang berasal dari hewan ternak,  khususnya  pangan asal  hewan ternak merupakan  produk yang memiliki   risiko tinggi  tidak halal, karena proses pemotongan,  serta kontaminasi zat tidak halal pada proses produksi. follow our twitter: @livestockreview

penulis: diah laksmi | editor: soegiyono

1 COMMENT